Kain Batik

Apa Itu Batik Cap? Bagaimana Mengenali Ciri-ciri Batik Cap?

Batik Cap adalah batik yang proses pembatikannya menggunakan alat bantu canting cap. Canting cap terbuat dari lempengan kecil berbahan tembaga yang membentuk corak atau motif pada salah satu permukaannya, mirip seperti stempel pada umumnya namun dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm. Pembuatan canting cap dilakukan oleh para ahli pembuat canting cap. Permukaan canting cap terbuat dari bahan lempengan tembaga yang tipis, memiliki sifat lentur sehingga mudah dibentuk pola yang diinginkan, dan juga tahan terhadap panas.

Permukaan canting cap tersebut digabungkan dengan struktur plat dari besi tipis dan kuat. Cara kerja canting cap ini sama seperti menggunakan stempel. Namun tidak menggunakan tinta sebagai bahan pengecapnya, tapi dengan cairan lilin (malam). Seiring berjalannya waktu, canting cap banyak mendapat pengaruh dari negara tetangga seperti India dan Cina, bahkan sekarang sebagaian orang ada yang memanfaatkan cukilan kayu sebagai canting cap. Tentu dengan pertimbangan keunikan efek yang dihasilkan pada corak atau motif yang dihasilkan.

Pada awalnya canting cap hanya digunakan untuk motif atau pola-pola pada bagian pinggiran, namun sekarang canting cap juga digunakan untuk mencetak pola atau motif pada seluruh permukaan kain. Dengan cara seperti ini, akan menghasilkan pembuatan motif batik yang lebih cepat, efektif dan efisien. Proses pengecapan (menggunakan malam) ini tentu saja tidak sesederhana yang diterangkan di atas. Pengecapan (pemalaman) dapat dilakukan beberapa kali tergantung jumlah warna yang diinginkan. Setiap perajin yang ingin menghadirkan warna tertentu dalam batik, maka bagian lain yang tidak akan diwarnai harus ditutup dengan malam. Proses pemalaman ini akan diikuti dengan proses pelorodan, yaitu proses melepaskan malam dari permukaan kain.

Proses pembatikan dengan canting cap sama dengan proses menggunakan canting tulis. Makin banyak warna yang dibutuhkan makin sering pula proses pemalaman, pencelupan, dan pelorodan dilakukan. Namun dalam hal kerumitan, ketelitian, dan kesinambungan keseluruhan coraknya, hasil batikan canting cap tidak sebaik dan sehalus batik yang dikerjakan dengan canting tulis. Pembatik cap harus dapat menakar dengan pas di mana ia meletakkan posisi canting cap agar motif tidak miring atau terbalik. Dibutuhkan ketelitian dan ketekunan tersendiri untuk menghasilkan batik cap yang cantik. Proses membatik terbagi atas tahap pemalaman, pewarnaan, dan penghilangan malam. Tahap-tahap tersebut didahului oleh persiapan kain yang harus memenuhi kualitas kehalusan, daya serap serat kain terhadap zat warna, daya tahannya terhadap zat kimia dan perubahan suhu. Kelebihan batik cap ini selain pengerjaannya lebih cepat, juga dapat membuat batik dengan motif yang sama secara massal atau bersama-sama dalam jumlah yang banyak. Selain itu batik cap memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan batik tulis.

Berikut adalah ciri-ciri batik cap:

  • Warna batik kedua belah sisi kain adalah sama.
  • Warna batik lebih mengkilap.
  • Motif tidak terlalu detail.
  • Biasanya warna dasar adalah warna tua / gelap.

Masih banyak motif batik yang bisa Kami produksi. Anda tertarik?

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar Terbaru

    Arsip

    Image Widget

    Halaman Facebook

    Batik Bhara Karsa melayani pemesanan Kain Batik, Seragam Batik, Kaos Batik, Kemeja Batik, dan lain-lain dengan berbagai motif yang beragam dan menarik untuk Anda pakai sehari-hari.

    Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda bisa hubungi kami di kontak yang tertera pada manu Hubungi Kami.

    X